img 20261012 094433

NeoIndo.com: Kadis DP2KP Bangkalan C Henry Kusuma Karyadinata saat (tengah) saat berfoto bersama usai pendampingan panen raya jagung di Desa Keramat, Bangkalan, Selasa (7/10/2026).

NeoIndo.com, Bangkalan – Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DP2KP) Bangkalan melakukan pendampingan panen raya jagung bersama kelompok tani Putra Makmur, Desa Keramat, Kecamatan Bangkalan, Rabu (7/10/2026).

Kepala DP2KP Bangkalan C Henry Kusuma Karya Dinata menyampaikan, pendampingan panen raya jagung pada kelompok tani dilakukan untuk memastikan petani mendapatkan untung maksimal dari hasil taninya.

“Kami ingin, semua hasil panen petani dalam komoditas apapun bisa mendapat untuk maksimal, agar para petani bisa sejahtera,” katanya, Kamis (8/10/2026).

Meski begitu, kelompok tani yang didampingi memanen dan menjual jagungnga saat masih muda, sehingga keuntungan yang di dapat kurang maksimal.

“Jika jagung di jual saat masih muda, tanpa dikeringkan terlebih dahulu, untungnya lebih sedikit,” ulasnya.

Dari luas lahan 10 hektare, produktivitasnya diperkirakan menghasilkan 8 ton jagung setiap satu hektare. Jika di jual muda, keuntungan yang di dapat hanya sekitar Rp2-5 juta, per petak, jika dikeringkan, bisa untung bersih 6-8 ton jagung, sekitar Rp30 juta.

“Kami mendorong para petani agar menjual jagung nya saat kering, agar keuntungan bisa memberikan kesejahteraan para petani,” tutupnya.(*/hy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *