NeoIndo.com : Warga setempat saat menyampaikan keluhan kerusakan jalan akibat dilewati kendaraan besar perusahaan galangan kapal di Desa Ujung Piring, Bangkalan. NeoIndo.com, Bangkalan – Warga di Desa Ujung Piring, Kecamatan Bangkalan protes lantaran jalan akses utama mereka rusak berat akibat kemdaraan besar milik PT Adiluhung Sarana Segara Indonesia) di Desa Sembilangan, Bangkalan. Salah seorsng warga setempat Joko mengatakan, sejak 2021 kondisi jalan kabupaten di Desa Ujung Piring rusak parah. Itu disebabkan banyaknya kendaran berat yang membawa bahan penggalangan kapal. “Para pemilik perusahaan itu tutup mata, mereka tidak peduli pada kebutuhan masyarakat sekitar,” katanya, Sabtu 14 Mei 2026. Tidak hanya itu, setelah kondisi jalan rusak, tiga perusahaan galangan kapal PT ASSI, PT GSM dan Warako, itu malah menambal jalan pakai bedel atau pasir dari galian C. Sehingga warga semakin geram. “Ini kan semacam bukti ketidak seriusan, padahal jalannya juga rusak karena mereka,” tuturnya. Direktur Umum dan SDM PT ASSI Amrullah menjelaskan, pihaknya memang belum melakukan persiapan soal komplaim warga tentang jalan rusak. sebab, prosesnya harus melalui prosedur dan diajukan di rapat direksi. “Kami sebenarnya siap, tapi masih menunggu dari pemerintah setempat untuk teknisnya,” tuturnya, Sabtu (14/5/2026). Amrullah mengaku sudah membicarakan soal rencana pengaspalan jalan dengan dua perusahaan galangan kapal lain. Semuanya sepakat untuk membantu dan memperbaiki jalan. “Pada prinsipnya kami siap, nanti dari pemerintah tersedia berapa anggarannya, akan kami tambah,” tutupnya. (*/hy) Navigasi pos Kenalkan Pembayaran PBB Digital, Bapenda Bangkalan Sosialisasi Langsung ke Kecamatan