img 20260324 wa0005

NeoIndo.com: Wakil Bupati Bangkalan Moch Fauzan Jakfar saat duduk bersama pengasuh pondok pesantren Al Hikam KH. SirojulUmam Nuruddin dan para undangan di halaman Pp Al Hikam, Burneh, Bangkalan.

NeoIndo.com, Bangkalan – Pondok Pesantren Al Hikam menggelar Halal Bi Halal sekaligus pelantikan pengurus Alumni Al Hikam di Halaman Ponpes Al Hikam, Selasa (24/3/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momen penting alumni untuk menyambung silaturahmi setelah Ramadan. Para Alumni dapat kembali meneguhkan komitmen menjaga nilai-nilai yang telah ditanamkan selama menimba ilmu di pesantren.

Wakil Bupati Bangkalan Moch Fauzan Jakfar, mengatakan,
Pondok Pesantrem menaruh harapan besar kepada seluruh alumni. Utamanya dalam menjaga keterikatan dengan pesantren sebagai sumber nilai dan keberkahan.

Nilai-nilai yang ditempa di pesantren seperti keikhlasan, kedisiplinan, kejujuran, dan tanggung jawab merupakan fondasi penting dalam menjalankan amanah publik.

“Perjuangan seorang santri tidak berhenti ketika keluar dari pesantren. Justru di tengah masyarakat, termasuk dalam dunia pemerintahan, nilai-nilai kesantrian harus tetap hidup sebagai landasan dalam melayani rakyat dengan adil dan penuh integritas,” katanya, Selasa (24/3/2026).

Alumni pesantren memiliki peran strategis dalam menghadirkan wajah pemerintahan yang lebih beretika dan berorientasi pada kemaslahatan.

“Semoga kita semua tetap menjadi santri alumni yang muttasil, yaitu alumni yang sudah pamit dari pondok pesantren namun tetap erat dalam hubungannya,” Jelasnya.

Pengasuh pondok pesantren Al Hikam KH. Sirojul Umam Nuruddin mengingatkan, hakikat sebuah hubungan antara guru dan murid. Ia menegaskan bahwa ikatan tersebut tidak akan terputus oleh waktu maupun jarak.

“Hubungan guru dan murid adalah hubungan abadi yang tak lekang oleh waktu,” tuturnya, disambut dengan penuh kekhidmatan oleh para hadirin.

Ketua Umum terpilih Alumni Al Hikam Fathur Rahman menegaskan, arah baru organisasi dalam menghadirkan inovasi, tercipta melalui pembentukan biro UMKM sebagai wadah pemberdayaan ekonomi alumni.

“Salah satunya dengan membersamai dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan OPOP Jawa Timur yang sudah setiap tahunnya alumni alhikam berpartisipasi di dalam denia interprenership” ungkapnya.

Alumni tidak hanya terikat secara emosional, tetapi juga perlu saling menguatkan secara ekonomi, agar kebermanfaatan semakin luas dirasakan. Sebagai bagian dari keluarga besar Al Hikam, para alumni sejatinya tidak memerlukan undangan formal untuk hadir dalam setiap kegiatan.

“Alumni itu juga bagian dari keluarga. Maka sejatinya tidak perlu menunggu undangan untuk hadir, karena kebersamaan ini adalah panggilan hati,” tutupnya.(*/hy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *