NeoIndo.com: Petugas Dinas Perhubungan saat mensosialisasikan penerapan parkir berlangganan di Jalan Soekarno Hatta, Bangkalan, 12 November 2025 NeoIndo.com, Bangkalan — Pemerintah Kabupaten Bangkalan akan kembali menerapkan parkir berlangganan mulai Januari 2026. Dinas Perhubungan menyiapkan skema pengawasan bertahap untuk memastikan pelaksanaan parkir berlangganan lebih baik dibanding tahun 2024. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan Ahmad Roniyun Hamid menjelaskan, parkir berlangganan akan kembali diterapkan mulai Januari 2026. Kebijakan tersebut diterapkan kembali untuk memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Tentu PAD melalui parkir berlangganan ini lebih maksimal, jauh sekali jika dibandingkan dengan parkir konvensional,” katanya, Senin (29/12/2025). Dishub Bangkalan menyebutkan, akan ada 59 titik parkir dan 68 juru parkir yang akan berada di bawah pengawasan Dishub. Titik tersebut tersebar di Kecamatan Kota Bangkalan, Kamal, Burneh dan Tanah Merah. “Jukir yang ditugaskan oleh Dishub, akan diawasi oleh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu, satu orang akan mengawasi tiga jukir,” jelasnya. Demi menghindari kesalah pahaman berdasarkan evaluasi parkir berlangganan 2024, setiap pengawas jukir nanti akan dikomandoi satu ASN Dishub. Itu dilakukan agar tidak ada jukir nakal yang masih meminta pembayaran pada titik parkir berlangganan. “Jadi kalau nanti masih ada jukir yang meminta pembayaran pada konsumen yang sudah memiliki stiker parkir berlangganan di titik parkir berlangganan, bisa segera diketahui dan ditindak,” ulasnya. Dishub Bangkalan berencana akan memasang tanda titik parkir berlangganan, agar masyarakat tau, dimana titik yang sudah ditandai berlangganan dan mana yang bukan. Tentu, ini bisa berjalan dengan dukungan penuh dan partisipasi masyarakat. “Kami minta masyarakat juga bisa tegas, jangan memberikan pembayaran jika sudah bayar parkir berlangganan dan ada di titik parkir berlangganan, mintalah karcis parkir, atau laporkan jika ada jukir yang masih nakal,” tegasnya.(*/hy) Navigasi pos Konsisten Naikkan Tren PBG dan SLF, DPRKP Bangkalan Lampaui Target PAD 2025 Dibangun Tanpa RAB dan Papan proyek, Pembangunan KDMP Rp1,6 Miliar Disorot PC PMII Bangkalan.